Berlanjutnya dialog damai antara Israel dan Palestina untuk menyepakati perjanjian damai dimasa depan, dinilai Menteri Kehakiman Israel, Tzipi Livni dapat menjadi aliansi melawan ancaman ekstremis.
"Proses ini menciptakan sebuah kemitraan yang sangat penting. Kami memiliki kesempatan untuk membentuk aliansi melawan ancaman ekstremis, tujuannya adalah untuk mencapai penyelesaian bukan hanya mengadakan perundingan," ungkap Livni seperti dikutip Upi.com, Kamis (1/8).
Duta Besar AS untuk Israel Dan Shapiro optimistis pembicaraan perdamaian baru akan berhasil. "Jelas ada alasan yang baik untuk menjadi skeptis karena apa yang telah kita lihat di masa lalu. Tapi ada juga alasan untuk berharap dan kemungkinan keberhasilan dan sangat berharga bagi setiap orang untuk mendukung pemimpin yang berani yang telah mengambil jalan ini," tuturnya.
Sebuah kesepakatan damai yang akan menghasilkan kerjasama dan persatuan diantara negara-negara pastinya akan menjadi kekuatan baru dan ancaman bagi kelompok-kelompok kepentingan yang selama ini melancarkan gerakan yang tidak ingin melihat ada perdamaian terjadi.
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”